ketika bulan nampak begitu lelah pada pelupuk matamu terpaksa terpejammu menghapus lengkung sabit yang terlalu tua untuk kau tunggu. engkau tertidur. (dalam lelapmu, apa yang bisa kulakukan, selain terjaga akan teduh wajahmu, sampai hari meninggi, sampai aku sebaik-baik memahami kalimatmu padaku “ana uhibbuki zaujati al mahbubah”)
Arsip untuk ‘Uncategorized’ Kategori
Lewat malam yang purba, kita saling bertukar kata, meski sejenak dan sederhana.
ketika matahari ayun temayun, kulihat ibunda duduk dekat sudut jendela, melipat selampai kertas bertahta tinta, sesekali senyumnya melengkung sempurna, atau kerut kerut air belaka parasnya, sebab membaca kabar jauh yang mengusik bening kalbunya. Ibunda jerijimu merepih, menatah budi kami penuh kasih, jeriji yang mengusap sedu sedan kami sejak mencecah bumi. Telapak kakimu mengantar jejak langkah [...]
Menunggu mawar mawar itu mekar sehabis hujan, sungguh membosankan. Lebih baik melihat laron laron yang kebingungan mengerubuti cahaya, menyenangkan bukan. Ini malam, gemintang seperti kunang kunang yang kehilangan daya terbang. Tersesat dalam kabut labirin yang mendingin. Bagaimana jika aku mengambilnya satu, lalu kugantung di langit langit kamarku? Dia, yang sedari pagi mengejar matahari, perlahan kini [...]
Sofia, gadis manis yang tinggal di semanggi Yang kagum tak ada habisnya melihat pohon semanggi Semanggi yang berdaun tiga dan berbatang ramping, menyita bola matanya begitu lama. Sofia, gadis manis yang tidak lagi sendiri. menyita rasa ku begitu lama…